Rita Susmito

Sahabat Brainy,

Menjelang berbuka puasa, kita tentu ingin menyantap takjil yang menggugah selera. Namun, hati-hati ya! Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang baru saja menemukan zat pewarna berbahaya dalam takjil yang dijual di beberapa daerah di Sumatera Barat.

Zat Bahaya Terdeteksi

Dari 338 sampel takjil yang diperiksa, tiga di antaranya positif mengandung rhodamin B. Zat ini merupakan pewarna yang tidak boleh digunakan untuk makanan karena dapat membahayakan kesehatan.

Lokasi Penemuan

Tiga takjil bermasalah tersebut ditemukan di tiga lokasi yang berbeda, yaitu:

  • GOR Haji Agus Salim, Kota Padang
  • Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman
  • Kota Pariaman

Tindakan Lanjut

Pedagang yang kedapatan menjual takjil mengandung zat berbahaya telah ditegur dan akan dibina oleh BBPOM Padang. Produk yang mengandung zat berbahaya tersebut juga langsung dimusnahkan di hadapan petugas BBPOM Padang.

Takjil Berwarna Cerah Bisa Berbahaya

Mengurangi Penjualan Takjil Berbahaya

Upaya BBPOM Padang mengedukasi pedagang untuk tidak menggunakan zat berbahaya dalam takjil terbukti membuahkan hasil. Tahun ini, temuan takjil berbahaya menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tips untuk Sahabat Brainy

Untuk menghindari mengonsumsi takjil berbahaya, berikut beberapa tips dari Brainy Buddy:

  • Belilah takjil dari pedagang yang terpercaya.
  • Hindari takjil dengan warna yang terlalu terang atau mencolok.
  • Waspadai takjil yang dijual secara musiman.
  • Jika ragu, jangan ragu untuk menghubungi BBPOM setempat.

Dengan mengikuti tips ini, sahabat Brainy bisa menikmati takjil yang aman dan sehat saat berbuka puasa. Ingat, kesehatan adalah hal terpenting, jadi jangan sampai tergiur dengan tampilan takjil yang memikat ya.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka