Rita Susmito

Sahabat Brainy, pernah kebayang nggak sih gimana industri rokok bisa punya pengaruh besar sampai-sampai bisa melemahkan undang-undang kesehatan di Indonesia? Ngeri banget, kan? 😨

Yup, usaha untuk melindungi masyarakat dari bahaya rokok ternyata nggak semudah itu, Sahabat Brainy. Ada aja taktik licik yang dimainin sama industri rokok biar mereka bisa tetep eksis.

Ketua Lentera Anak, Lisda Sundari, bahkan sampai bilang kalau kita semua harus jadi contoh yang baik dan berani menolak peredaran rokok di Indonesia. "Pemerintah harus tegas, dong! Jangan sampai anak-anak jadi korban iklan dan akhirnya kecanduan rokok. Ingat, bahaya rokok itu nyata banget, mulai dari kanker paru sampai penyakit jantung!" seru beliau.

Nah, Lentera Anak dan Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI) baru-baru ini merilis laporan yang isinya bikin kita makin melek tentang gimana industri rokok berusaha ngerem upaya penguatan undang-undang kesehatan, khususnya yang ngatur tentang zat adiktif.

Penasaran apa aja sih taktik licik yang mereka pakai? Yuk, kita bongkar satu per satu!

3 Taktik Licik Industri Rokok Melemahkan UU Kesehatan

1. Playing Victim dan Memutarbalikkan Fakta

Sahabat Brainy, pernah nggak sih nemuin berita yang bilang kalau rokok itu punya nilai ekonomi dan sosial tinggi? Atau berita yang bilang kalau tembakau nggak sama bahayanya kayak narkotika lain? Nah, hati-hati ya, bisa jadi itu propaganda industri rokok!

Mereka sengaja nyebarin informasi yang menyesatkan biar masyarakat bersimpati dan ngerasa kalau industri rokok itu nggak sepenuhnya buruk. Padahal, faktanya tetep sama: rokok itu BERBAHAYA!

Ketua Lentera Anak, Lisda Sundari menyampaikan informasi kepada para jurnalis terkait kondisi perokok anak di Indonesia.

2. Menggiring Opini Publik

Nggak cuma main propaganda di media, industri rokok juga jago banget ngelibatin berbagai pihak buat mendukung mereka. Mulai dari organisasi masyarakat, mahasiswa, sampe petani, semua dideketin biar ikutan nolak aturan ketat tentang rokok.

Hasilnya? Opini publik jadi terpecah belah deh. Ada yang pro, ada yang kontra. Padahal, kalau kita telaah lebih dalam, banyak dari pihak-pihak yang "didukung" industri rokok ini sebenarnya nggak sepenuhnya paham tentang bahaya rokok.

3. Mengintervensi Proses Pembuatan Kebijakan

Sahabat Brainy, tau nggak sih kalau industri rokok itu punya "tangan-tangan" yang tersebar di mana-mana? Nggak jarang, mereka ngirim utusan buat datengin langsung para pembuat kebijakan. Tujuannya? Ya, apalagi kalau bukan buat "memperjuangkan" kepentingan mereka biar aturan tentang rokok nggak makin ketat.

Mulai dari seminar, konferensi pers, sampe Focus Group Discussion (FGD), semua dimanfaatin buat ngasih "masukan" dan "saran" yang ujung-ujungnya nguntungin industri rokok. Licik banget, kan?

So, What Should We Do?

Sahabat Brainy, udah jelas banget kalau industri rokok itu nggak main-main dalam ngelindungin bisnis mereka. Tapi, kita juga nggak boleh kalah dong!

Yuk, kita lawan segala bentuk propaganda dan intervensi mereka dengan cara:

  1. Cari Tahu Fakta yang Sebenarnya: Jangan gampang percaya sama berita atau informasi yang beredar, khususnya yang bersumber dari pihak-pihak yang pro rokok. Selalu kritis dan cari tahu kebenarannya dari sumber yang terpercaya.
  2. Dukung Gerakan Anti Rokok: Banyak kok komunitas atau organisasi yang secara aktif menyuarakan bahaya rokok dan mengadvokasi kebijakan pengendalian tembakau. Yuk, gabung dan dukung gerakan mereka!
  3. Mulai dari Diri Sendiri: Yang paling penting, hindari rokok dan ajak orang-orang di sekitar kita untuk melakukan hal yang sama!

Ingat Sahabat Brainy, kesehatan kita dan masa depan generasi penerus bangsa jauh lebih berharga daripada untungnya industri rokok! 💪

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka