Rita Susmito

Hai sahabat Brainy! Masih inget nggak sih gimana serunya nonton konser Gugun Blues Shelter di Jakarta? Yang waktu itu hujan deres banget tapi penontonnya tetap setia menikmati musik mereka? Nah, itu dia, musik yang bagus memang punya magisnya sendiri!

Di Era Medsos, Musik Bukan Lagi Soal Gimmick

Sama kayak album terbaru Gugun Blues Shelter, "Coming Out". Lagu-lagunya kayak "Don’t Cry For Me" itu bener-bener jadi oase buat para pencinta musik blues di Indonesia. Gugun, sang frontman, emang jagonya bikin orang lain terhipnotis sama musik dan aksinya di panggung.

Nah, beberapa waktu lalu, ada kesempatan buat ngobrol santai bareng Gugun. Sambil dengerin musik blues dari Electric Cadillac dan bakar cerutu, Gugun cerita banyak tentang perjalanan musiknya.

Ternyata, Gugun yang asli Riau itu merantau ke Jakarta tahun 1994 dan awalnya ngeband rock klasik bareng temen-temen kampusnya. Tapi, karena sering dengerin musik blues yang Gugun putar, akhirnya mereka ketularan suka juga dan malah ngebentuk band trio blues!

Gugun yang ngefans banget sama Jimi Hendrix pun makin semangat dan totalitas di band trionya ini. Apalagi, waktu itu banyak kompetisi musik blues di kampus-kampus besar di Jakarta. Gugun dan bandnya bahkan pernah juara satu di kompetisi musik blues di salah satu universitas ternama di Jakarta, lho!

Perjalanan bermusik Gugun sempat terhenti karena kesibukan kuliah dan mengharuskannya mencari anggota band baru. Di masa itu, musik grunge lagi hits banget, jadinya Gugun sempat terbawa arus dan main di kafe dengan membawakan lagu-lagu dari band-band legendaris. Tapi, dia nggak pernah lupa sama mimpi awalnya untuk punya band trio blues kayak Jimi Hendrix.

Singkat cerita, setelah melewati berbagai fase dalam bermusik, di tahun 2002 Gugun membentuk Gugun and the Bluesbug. Mereka ngeluarin album pertama di tahun 2004 dan terus berkarya sampai akhirnya berganti nama jadi Gugun Blues Shelter di tahun 2010.

Salah satu pencapaian terbesar Gugun Blues Shelter adalah saat mereka jadi band pembuka Bon Jovi di London tahun 2011! Keren banget, kan?

Di akhir obrolan, Gugun sempet ngasih pandangannya tentang perubahan zaman dan pengaruhnya buat musisi sekarang, terutama buat para musisi pemula.

"Sekarang udah bukan eranya gimmick lagi. Kalau dulu, musisi harus rajin-rajin main di kafe biar dikenal orang. Tapi sekarang, yang penting itu punya materi yang bagus. Manfaatin media sosial sebaik mungkin," kata Gugun.

Nah, bener banget tuh kata Gugun! Jadi, buat sahabat Brainy yang punya mimpi jadi musisi, fokus aja berkarya dan terus asah kemampuan bermusik kalian, ya!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka