Michael Leonardo

Hai Sahabat Brainy! Ada info penting nih buat kita semua. Mulai 1 Juli 2024, Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP kita bakal jadi satu sama Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Jadi, NPWP lama yang formatnya 15 digit itu cuma berlaku sampai 30 Juni 2024 aja ya.

Tenang, perubahan ini justru bikin urusan perpajakan kita jadi lebih praktis loh! Kita jadi gampang akses berbagai layanan, seperti lapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dan lainnya.

Nah, biar nggak kelimpungan nanti, yuk langsung aja kita integrasikan NIK dan NPWP kita dari sekarang! Gimana caranya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini ya.

Cara Cek NIK Sudah Terintegrasi NPWP atau Belum

Buat yang baru bikin NPWP, biasanya sih NIK-nya udah otomatis terintegrasi. Tapi, nggak ada salahnya buat dicek dulu ya, biar makin yakin! Begini caranya:

  1. Buka situs ereg.pajak.go.id
  2. Scroll ke bawah, terus klik "Cek NPWP"
  3. Masukkan NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), dan kode captcha
  4. Klik "Cari" deh.

Nanti bakal muncul informasi NPWP, nama lengkap, KPP terdaftar, dan status aktif NPWP kita.

Cara Integrasikan NIK dan NPWP

Kalau setelah dicek ternyata NIK kita belum terhubung dengan NPWP, jangan panik! Integrasi bisa dilakukan secara online kok, gampang banget!

  1. Buka situs www.pajak.go.id
  2. Klik "Login"
  3. Masukkan NPWP, kata sandi, dan kode captcha
  4. Setelah berhasil login, klik menu "Profil"
  5. Masukkan 16 digit NIK yang tertera di KTP
  6. Pilih tab "Data Lainnya"
  7. Isi data yang diminta, seperti nama lengkap, NIK, NPWP, tempat dan tanggal lahir, alamat, dan nomor telepon. Pastikan semua data yang diinput sudah benar ya!
  8. Klik "Validasi", lalu klik "Ubah Profil"
  9. Akan muncul konfirmasi data, jika sudah yakin klik "Ya"

Supaya lebih yakin, coba logout dari situs pajak.go.id, lalu login lagi dengan menggunakan NIK dan kata sandi yang tadi udah dibuat. Kalau berhasil login dan NIK kamu udah tercantum di menu "Profil", berarti proses integrasi berhasil! Gampang kan?

Apa Jadinya Kalau NIK dan NPWP Tidak Diintegrasikan?

Sahabat Brainy, penting banget buat segera integrasikan NIK dan NPWP. Soalnya, kalau nggak diintegrasikan, kita bisa kesulitan saat mau akses layanan perpajakan. Selain itu, bisa-bisa kita kena tarif pajak yang lebih tinggi loh!

Cara pemadanan NIK dan NPWP secara mandiri di laman www.pajak.go.id

Tapi tenang, buat yang belum punya NPWP, jangan khawatir bakal kena pajak ya. Asalkan NIK yang kita gunakan resmi terdaftar di Dukcapil, kita nggak akan dikenakan tarif pajak lebih tinggi. Nanti, Direktorat Jenderal Pajak bakal otomatis mengaktifkan NIK kita sesuai aturan perpajakan yang berlaku.

Gimana, mudah banget kan? Yuk, kita dukung program pemerintah dengan mengintegrasikan NIK dan NPWP kita. Jangan sampai ketinggalan ya!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka