Michael Leonardo

Sahabat Brainy, kalian tahu kan kalau medan magnet Bumi itu penting banget buat melindungi kita dari radiasi sinar kosmik yang berbahaya? Selain itu, medan magnet juga membantu manusia dan hewan buat navigasi, lho. Tapi, ternyata medan magnet Bumi ini pernah melemah banget sekitar 500 juta tahun yang lalu! Nggak cuma melemah, bahkan hampir hilang sama sekali selama jutaan tahun. Wah, kira-kira apa ya yang terjadi saat itu? 🤔

Medan Magnet Bumi Melemah, Kok Bisa?

Jadi, medan magnet Bumi itu terbentuk karena adanya pergerakan besi cair di inti luar Bumi. Nah, kalau medan magnet ini hilang, air di Bumi bisa menguap karena angin Matahari. Serem banget, kan? 😨

Seorang profesor geofisika dari University of California, John Tarduno, menemukan bahwa medan magnet Bumi pernah hampir hilang pada periode Ediakara, sekitar 500 juta tahun yang lalu. Pada saat itu, proses pembentukan medan magnet jadi nggak efisien, sehingga medan magnetnya hampir hilang sama sekali.

Penelitian ini menemukan bahwa medan magnet Bumi melemah secara signifikan selama setidaknya 26 juta tahun. Bayangin, selama itu lho! 🤯

Munculnya Makhluk Aneh

Dickinsonia, salah satu hewan yang hidup pada periode Ediacaran.

Nah, yang unik adalah, saat medan magnet Bumi melemah, muncul nih makhluk hidup aneh yang bentuknya nggak kayak makhluk hidup yang kita kenal sekarang. Pada periode Ediakara, hewan-hewan dengan struktur kompleks mulai muncul dari dasar laut. Tapi, karena medan magnet Bumi lemah, muncul juga hewan-hewan aneh seperti Dickinsonia.

Dickinsonia ini bentuknya kayak kipas, tabung, donat, bahkan cakram! Ukurannya juga bisa mencapai 2 meter, lho! 😮 Sebelum Dickinsonia muncul, Bumi itu kebanyakan dihuni oleh makhluk bersel tunggal yang ukurannya mikroskopis.

Kenapa Bisa Muncul Makhluk Aneh?

Para peneliti percaya bahwa medan magnet yang lemah mungkin menyebabkan peningkatan kadar oksigen di Bumi. Nah, peningkatan kadar oksigen ini yang memungkinkan makhluk hidup kompleks berevolusi.

Beberapa makhluk hidup awal, seperti spons dan hewan mikroskopis, memang bisa hidup dengan kadar oksigen rendah. Tapi, hewan yang lebih besar dan kompleks, seperti Dickinsonia, butuh lebih banyak oksigen untuk hidup dan bergerak.

Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan oksigen ini terjadi karena munculnya organisme fotosintetik, seperti Cyanobacteria, yang bisa menghasilkan oksigen. Selain itu, medan magnet yang lemah juga membuat gas hidrogen lebih mudah lepas ke luar angkasa, sehingga kadar oksigen di atmosfer meningkat.

Jadi, Apa Hubungannya?

Jadi, melemahnya medan magnet Bumi pada periode Ediakara mungkin menyebabkan peningkatan kadar oksigen, yang pada akhirnya memicu evolusi makhluk hidup yang lebih kompleks dan aneh seperti Dickinsonia.

Meskipun ada beberapa ilmuwan yang masih meragukan hubungan antara medan magnet, kadar oksigen, dan evolusi makhluk hidup, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang sejarah Bumi dan kehidupan di dalamnya. 🌎

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka