Michael Leonardo

Halo sahabat Brainy! Kalian tahu nggak kalau Indonesia punya gletser? Yap, gletser tropis terakhir kita terletak di Puncak Jaya, Papua. Sayangnya, es abadi ini diprediksi akan menghilang sebelum tahun 2026. Sedih banget, kan?

Potret berkurangnya gletser atau lapisan es tropis di Puncak Jaya, Papua.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh BMKG, Ohio State University, dan PT Freeport Indonesia, gletser kita mencair dengan cepat. Bayangkan, luasnya berkurang sekitar 0,07 km2 per tahun! Pada April 2022, luasnya hanya sekitar 0,23 km2, dan ketebalannya diperkirakan hanya 6 meter pada Desember 2022.

Kenapa Gletser Puncak Jaya Mencair?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan gletser ini mencair, sahabat Brainy:

  • Pemanasan Global: Suhu bumi yang semakin panas jadi penyebab utama mencairnya es di seluruh dunia, termasuk di Puncak Jaya.
  • Ketinggian yang Rendah: Gletser Puncak Jaya berada di ketinggian 4.884 mdpl, tergolong rendah untuk ukuran gletser tropis.
  • El Niño: Fenomena alam El Niño yang terjadi pada tahun 2015/2016 dan 2023/2024 juga mempercepat pencairan es.

Sejarah Penyusutan Gletser Puncak Jaya

Gletser Puncak Jaya sudah menyusut sejak tahun 1850, lho!

  • 1850: Luas gletser sekitar 119,32 km2
  • 2020: Luas gletser hanya 0,34 km2

Wow, perbedaannya signifikan sekali, ya! Penyusutannya semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat El Niño terjadi.

Bisakah Gletser Puncak Jaya Diselamatkan?

Sayangnya, sulit untuk mencegah gletser ini mencair. Untuk menghentikannya, dibutuhkan suhu yang rendah dan uap air yang cukup.

Mencairnya gletser Puncak Jaya tentu akan berdampak pada lingkungan, salah satunya adalah kenaikan permukaan air laut. Yuk, sahabat Brainy, kita jaga lingkungan agar pemanasan global bisa dikurangi!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka