Michael Leonardo

Hai sahabat Brainy! Kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon yang sempat bikin geger beberapa waktu lalu, kini punya perkembangan baru nih. Polda Jawa Barat menghapus dua nama dari Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus ini. Lho, kok bisa? Terus gimana kelanjutannya? Yuk, simak berita selengkapnya!

Buat yang belum tau, kasus pembunuhan ini sebelumnya menetapkan 11 orang sebagai tersangka. Delapan orang udah diadili, dengan vonis penjara seumur hidup untuk tujuh terdakwa, dan delapan tahun penjara untuk satu terdakwa di bawah umur (yang sekarang udah bebas).

Nah, polisi sempet ngejar tiga pelaku yang masuk DPO:

  • Dani (28 tahun)
  • Andi (31 tahun)
  • Pegi alias Perong (30 tahun) - Ditangkap pada 21 Mei 2025

Setelah penangkapan Pegi yang disebut-sebut sebagai otak pembunuhan, polisi memutuskan untuk menghapus nama Dani dan Andi dari DPO. Kok bisa?

Alasan Penghapusan Nama DPO

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, bilang kalo sebenarnya tersangka kasus ini ada sembilan orang, bukan sebelas.

"Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata dua nama yang selama ini disebut-sebut itu cuma asal sebut. Jadi nggak ada tersangka lain. DPO-nya cuma satu, yaitu Pegi Setiawan," jelas Surawan.

Pegi alias Perong, sosok yang diduga menjadi otak pembunuhan Vina di Cirebon, dihadirkan Polda Jawa Barat dalam konferensi pers, Minggu (26/5/2024).

Meskipun begitu, polisi nggak menutup kemungkinan adanya pelaku lain. Tapi, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku pembunuhan Vina ya sembilan orang itu, termasuk Pegi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menambahkan kalo Pegi emang bener ada di lokasi kejadian berdasarkan keterangan beberapa saksi mata.

"Lebih dari dua saksi bilang ngeliat tersangka PS (Pegi Setiawan) ada di TKP. Kita nggak ngarang-ngarang berdasarkan asumsi, ya," tegas Jules.

Kekecewaan dan Tuntutan Keluarga Korban

Keluarga dan kuasa hukum Vina tentu aja kaget sama penghapusan dua nama pelaku dari DPO.

"Kami senang karena DPO atas nama Pegi Setiawan udah ketangkep. Tapi, kami juga bingung kenapa dua nama pelaku lainnya dihapus dari DPO," kata Putri Maya Rumanti, kuasa hukum keluarga Vina.

Penghapusan dua nama itu juga bisa jadi bukti kalo ada yang nggak beres dalam persidangan.

"Nama Andi dan Dani itu tercatat di BAP, dakwaan, tuntutan, dan putusan. Kalo dihapus, berarti kesaksian BAP perlu dikaji ulang dan harus ada sidang ulang," jelas Putri.

Keluarga Vina pun minta polisi buat tetep ngerujuk pada putusan pengadilan yang bilang kalo DPO-nya ada tiga orang, dan minta transparansi proses penyelidikan dari Polda Jawa Barat.

Wah, makin rumit aja ya kasusnya, sahabat Brainy. Kita tunggu aja hasil penyelidikan selanjutnya dan semoga kasus ini bisa segera terungkap dengan terang benderang!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka