Michael Leonardo

Sahabat Brainy, kabar mengejutkan datang dari Amerika Serikat! Mantan Presiden mereka, Donald Trump, baru aja divonis bersalah atas 34 dakwaan kriminal. Wah, kasus apa ya?

Ternyata, Trump dituduh ngasih uang tutup mulut alias nyogok aktris film dewasa, Stormy Daniels, di tahun 2016. Tujuannya biar si aktris diem dan nggak ngebocorin rahasia Trump ke publik. Kasusnya sendiri udah mulai disidang sejak 15 April 2024 di New York.

Mantan Presiden AS Donald Trump menyapa para pendukungnya saat mengunjungi restoran Versailles di kota Miami, Florida Selasa (13/6/2023).

Vonis Pertama Sepanjang Sejarah AS πŸ‡ΊπŸ‡Έ

Gara-gara kasus ini, Trump jadi mantan presiden AS pertama yang dihukum karena kasus kriminal. Padahal, tim pengacaranya udah berusaha ngebuktiin kalau Trump nggak bersalah atas tuduhan pemalsuan catatan bisnis yang dilakukan mantan pengacaranya, Michael Cohen, buat bayar si aktris.

Tapi sayang, hakim dan jaksa penuntut punya bukti kuat kalau Trump terlibat dalam konspirasi ini. Tujuannya, ya, itu tadi, buat menang di pemilihan presiden 2016 dengan cara ilegal.

Hukuman Buat Trump βš–οΈ

Sidang vonis ini sendiri berlangsung selama sembilan setengah jam sebelum akhirnya dibacakan pada Rabu (29/5/2024). Hukumannya sendiri baru akan diumumkan pada 11 Juli 2024, beberapa hari sebelum Konvensi Nasional Partai Republik.

Trump bisa aja kena denda atau hukuman penjara maksimal 4 tahun untuk setiap dakwaan. Bisa dibayangin nggak, Sahabat Brainy, kalau semua hukumannya digabung jadi satu? πŸ€”

Trump Ngamuk! 😑

Denger vonis ini, Trump langsung ngamuk dong! Dia bilang kalau persidangan ini penuh kecurangan dan hakimnya korup. Tim pengacaranya juga langsung mengajukan banding, tapi ditolak hakim.

Kampanye Terganggu? πŸ€”

Meskipun divonis bersalah, para ahli hukum bilang kalau Trump masih punya kesempatan bebas selama proses banding.

Nah, proses banding ini bisa makan waktu lama, lho, bahkan sampai berbulan-bulan. Artinya, Trump masih punya kesempatan buat maju lagi jadi calon presiden dari Partai Republik di pemilihan presiden AS 2024.

Kasus Trump ini ngasih kita pelajaran penting, Sahabat Brainy, kalau hukum itu berlaku buat siapa aja, termasuk mantan presiden sekalipun. πŸ˜‰

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka