Askara Indrayana

Sahabat Brainy, kabar gembira nih buat kalian yang suka bepergian ke daerah terpencil! Verizon baru saja mengumumkan kerja sama dengan AST SpaceMobile, perusahaan penyedia broadband satelit, untuk mengatasi masalah sinyal hilang di luar jangkauan menara seluler. Dalam kesepakatan senilai USD 100 juta (sekitar Rp1,5 triliun!), jaringan satelit AST akan dihubungkan ke ponsel menggunakan pita frekuensi 850 MHz.

Ilustrasi logo Verizon dengan latar belakang merah dan hitam.

AST SpaceMobile sendiri berencana meluncurkan lima satelit ke orbit rendah pada musim panas ini. Sebelumnya, AST SpaceMobile juga telah menjalin kerja sama dengan operator seluler lain dan mendapatkan investasi dari perusahaan teknologi raksasa.

Perkembangan Teknologi Satelit untuk Seluler

Teknologi satelit untuk komunikasi seluler memang sedang naik daun. Beberapa perusahaan teknologi besar juga sedang mengembangkan fitur serupa, seperti fitur SOS darurat via satelit yang memungkinkan pengguna mengirim pesan darurat di daerah tanpa sinyal.

Namun, layanan yang ditawarkan AST SpaceMobile dan Verizon lebih canggih, lho! Mereka menjanjikan fitur panggilan suara dan video, bukan hanya pesan teks darurat.

Abel Avellan, CEO AST SpaceMobile, optimis bahwa kerja sama dengan Verizon akan memungkinkan mereka "mencapai cakupan 100 persen di seluruh Amerika Serikat." Keyakinan ini bukan tanpa alasan. Tahun lalu, AST SpaceMobile berhasil mendemonstrasikan "koneksi 5G pertama di dunia antara smartphone standar dan satelit di luar angkasa" melalui panggilan telepon dari daerah terpencil di Hawaii.

Kabarnya, operator seluler lain dan perusahaan teknologi seperti juga sedang mengembangkan teknologi serupa. Wah, sepertinya sebentar lagi kita bisa mengucapkan selamat tinggal pada masalah sinyal hilang, ya, Sahabat Brainy!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka