Askara Indrayana

Sahabat Brainy, ada kabar seru nih dari dunia teknologi! Gatik, startup yang fokus di bidang kendaraan otonom, baru aja mengumumkan kerjasama besar-besaran dengan Isuzu, produsen truk asal Jepang. Gak tanggung-tanggung, Isuzu juga ngasih suntikan dana sebesar 30 juta dolar AS atau sekitar Rp450 miliar!

Gautam Narang, cofounder dan CEO Gatik.

Rencananya, mereka bakal bikin truk robot canggih yang diproduksi massal mulai tahun 2027. Truk-truk ini bakalan dibuat di pabrik Isuzu yang baru, dan pastinya dilengkapi teknologi otonom Gatik.

Kerennya lagi, truk-truk ini dirancang dengan kemampuan Level-4, artinya mereka bisa jalan sendiri tanpa perlu sopir! Gautam Narang, CEO dan salah satu pendiri Gatik, bilang kalau ini pertama kalinya produsen truk besar kayak Isuzu berkomitmen untuk produksi massal truk otonom Level-4.

Nah, Gatik sendiri punya visi yang beda dari startup kendaraan otonom lain. Mereka gak fokus bikin robotaxi, tapi lebih ke pengiriman barang komersial jarak menengah, misalnya antara gudang dan supermarket besar. Mereka ngelihat peluang besar di pasar ini, yang nilainya ditaksir mencapai 250 miliar dolar AS di Amerika Utara.

Saat ini, Gatik punya 70 truk yang udah beroperasi secara komersial. Sebagian besar truk ini adalah Isuzu yang dimodifikasi, dan beberapa udah bisa jalan sendiri di jalan raya dengan kecepatan sampai 65 mph, meskipun masih ada sopir cadangan di belakang kemudi untuk jaga-jaga.

Meskipun Narang gak mau ngasih tau detail pendapatan Gatik, dia optimis perusahaan bakal punya ratusan truk robot yang beroperasi dalam beberapa tahun ke depan, dan targetnya bisa meraih profit di akhir dekade ini.

Kerjasama Gatik dan Isuzu ini jadi angin segar buat industri kendaraan otonom, apalagi di tengah banyaknya startup sejenis yang gulung tikar atau ngurangin karyawan. Narang yakin, kemampuan Gatik untuk ngehasilin pendapatan dari klien besar, ditambah komitmen Isuzu buat produksi massal, bikin mereka beda dari kompetitor lain.

Gatik fokus ke pertumbuhan yang nguntungin, gak cuma sekadar ngejar teknologi canggih. Mereka membuktikan kalau truk otonom bisa jadi solusi bisnis yang nyata dan nguntungin, bukan cuma mimpi di masa depan!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka