Askara Indrayana

Sahabat Brainy,

Ingat dulu saat langganan bulanan Spotify cuma Rp100.000? Sayangnya, zaman itu sudah lewat. Spotify sudah naik harga menjadi Rp110.000 pada Juli lalu. Dan sekarang, sepertinya layanan musik berlangganan ini akan menaikkan harga lagi.

Menurut laporan dari Bloomberg, biaya langganan Spotify akan naik antara Rp10.000 hingga Rp20.000 di Inggris, Australia, Pakistan, dan dua pasar lainnya pada akhir April. Pelanggan di AS kemungkinan akan mengalami kenaikan harga "akhir tahun ini".

Ilustrasi oleh Nick Barclay / The Verge.

Tapi ada kabar baiknya: kenaikan harga ini hanya berlaku untuk pelanggan yang ingin mendengarkan buku audio di Spotify. Soalnya, sebagian dari kenaikan biaya ini digunakan untuk menutupi biaya buku audio. Spotify sekarang menjadi pemain buku audio terbesar kedua setelah Audible, dan layanan ini terus berkembang ke negara-negara baru.

Nah, buat yang nggak tertarik mendengarkan buku audio di Spotify, jangan khawatir. Spotify akan meluncurkan paket "dasar" baru dengan harga Rp110.000 yang tidak termasuk buku audio, tapi tetap menyediakan musik dan podcast. Mudah-mudahan, paket ini nggak bikin kualitas audionya menurun ya.

Oh ya, Spotify masih berencana untuk meluncurkan paket "Supremium" yang dikabarkan akan menyertakan streaming lossless dan fitur-fitur lainnya. Beberapa pengguna Spotify baru-baru ini melihat logo Dolby Atmos di layar Now Playing di aplikasi. Ini menandakan kemungkinan adanya audio spasial sebagai bagian dari fitur bonus Supremium.

Spotify belum mengumumkan kenaikan harga ini secara resmi, tapi kemungkinan besar akan segera terjadi. Jadi, bersiaplah untuk mengeluarkan sedikit uang ekstra untuk menikmati musik favorit kalian!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka