Askara Indrayana

Sahabat Brainy, bulan lalu dunia teknologi dihebohkan dengan peluncuran OnePlus Watch 2. Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah apa yang mereka sebut sebagai 'mahkota digital'. Bentuknya? Sebuah tombol dengan lekukan yang bisa diputar dan ditekan, mirip seperti mahkota jam tangan analog.

Tapi tunggu dulu. Beberapa penggila teknologi mulai mempertanyakan, "Apakah itu benar-benar mahkota digital?". Pasalnya, memutar 'mahkota' di OnePlus Watch 2 ternyata tidak memberikan efek apa pun! Padahal, di smartwatch lain, memutar mahkota biasanya memungkinkan kita untuk scroll menu, notifikasi, dan berbagai hal di layar.

Tampilan dekat mahkota digital OnePlus Watch 2

Kontroversi pun muncul. Sebagian berpendapat, jika tombol tersebut tidak bisa digunakan untuk scroll, maka itu bukanlah mahkota digital. Lantas, timbul pertanyaan besar: apa sebenarnya definisi dari mahkota digital?

Menelusuri Sejarah 'Mahkota' di Dunia Jam Tangan

Sebelum era digital, mahkota pada jam tangan analog memiliki peran yang sangat vital, yaitu untuk memutar pegas utama yang menjadi sumber tenaga jam. Seiring perkembangan teknologi, muncullah jam tangan quartz yang tidak memerlukan pemutaran manual.

Lalu, bagaimana dengan mahkota digital di smartwatch? Kehadirannya tak lepas dari desain Apple Watch yang begitu ikonik. Apple menyebutnya sebagai inovasi baru dalam berinteraksi dengan perangkat, sebuah alternatif dari layar sentuh yang selama ini mendominasi.

Namun, jika kita telaah lebih lanjut, mahkota digital pada banyak smartwatch, termasuk Apple Watch, tidak hanya berfungsi untuk scroll. Ada berbagai fungsi lain, seperti:

  • Tombol 'pilih' atau 'enter'
  • Pintasan untuk fitur tertentu
  • Mengaktifkan asisten suara
  • Mengatur volume

Menariknya, Apple sendiri tidak secara gamblang mendefinisikan mahkota digital sebagai tombol yang harus bisa diputar untuk scroll.

Jadi, Bagaimana dengan OnePlus Watch 2?

OnePlus akhirnya memberikan klarifikasi. Menurut mereka, putaran pada tombol 'mahkota' tersebut memang tidak memiliki fungsi khusus dalam sistem operasi. Alasannya? Desain tersebut semata-mata untuk meningkatkan daya tahan tombol, terutama saat terbentur.

Dengan kata lain, OnePlus Watch 2 memang memiliki tombol berbentuk mahkota. Akan tetapi, karena putarannya tidak memiliki fungsi digital, maka tidak bisa dikategorikan sebagai 'mahkota digital'.

Kesimpulannya? Kontroversi ini menjadi pengingat bahwa desain dan fungsi sebuah perangkat haruslah selaras. Alih-alih terjebak dalam perdebatan istilah, yang terpenting adalah bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi penggunanya.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka