Askara Indrayana

Hai, Sahabat Brainy! Baru-baru ini, CEO Stellantis, Carlos Tavares, membuat pernyataan yang cukup mengejutkan di konferensi investor Bernstein.

Tavares, bos besar di balik merek-merek mobil keren seperti Fiat, Chrysler, Dodge, Ram, dan tentu saja Jeep, bilang kalau peluncuran Jeep Wagoneer S elektrik akan jadi awal dari "serangan" mobil listrik yang bakal mengguncang Amerika Serikat. Enggak tanggung-tanggung, dia juga menjanjikan Jeep listrik yang lebih terjangkau dengan harga sekitar $25,000 atau sekitar 400 jutaan rupiah!

Tentu saja, pengumuman ini bikin CEO Jeep, Antonio Filosa, agak kaget. Bayangin aja, bos kamu tiba-tiba ngasih target yang nggak disangka-sangka!

"Tantangan besar nih," kata Filosa beberapa jam setelah peluncuran Wagoneer S di New York City. "Dan benar-benar di luar dugaan."

CEO Jeep Antonio Filosa.
CEO Jeep Antonio Filosa.

Wajar aja sih kalau Filosa kaget. Soalnya, Wagoneer S dengan material premium, teknologi canggih, dan performa yang oke punya, jelas bukan mobil listrik murah. Wagoneer S edisi pertama bahkan dibanderol mulai dari $71,995 atau sekitar 1,1 miliar rupiah, jauh banget kan sama target 400 jutaan?

Tapi tenang aja, Filosa bilang Jeep siap menghadapi tantangan ini. Pertanyaannya, kapan? Dunia otomotif bergerak cepat, penjualan mobil listrik memang masih terus naik, tapi nggak secepat dulu. Pembeli sekarang lebih pemilih, mereka pengen mobil listrik yang bisa diisi ulang dengan cepat, jarak tempuh jauh, dan tentu saja… harga terjangkau!

Kebanyakan pakar bilang, mobil listrik seharga $25,000 bisa bikin penjualan mobil listrik melejit. Sayangnya, cuma Tavares yang tahu kapan target ini bisa tercapai.

"Bos saya bilang 'segera'," kata Filosa sambil tersenyum. "Jelas ini tantangan besar buat tim engineering, kita harus fokus mengembangkannya. Kami punya ide-ide bagus, perhitungan matang, dan kami yakin bisa mewujudkannya. Yakin banget!"

Proyek ini memang masih dalam tahap awal. Setelah Wagoneer S, Filosa bilang Jeep Recon yang mirip Wrangler bakal diluncurkan tahun ini. Tahun depannya lagi, Jeep akan mengumumkan mobil ketiga yang masih misterius. Sayangnya, Filosa belum mau kasih bocoran apakah mobil ini bakal full elektrik, hybrid, atau mungkin dua-duanya. Yang jelas, mobil ini bakal "lebih kecil" dan "terjangkau," meskipun mungkin bukan Jeep seharga 400 jutaan yang dimaksud Tavares.

Jeep Wagoneer S

Mobil listrik full elektrik memang jadi perubahan besar buat Jeep, yang selama ini fokus di mobil hybrid di Amerika Serikat. Mobil hybrid 4xe (dibaca "four by e") Jeep, seperti Wrangler 4xe dan Grand Cherokee 4xe, laris banget! Penjualan PHEV Jeep bahkan naik 124 persen di tahun 2023 dibanding tahun sebelumnya.

Jeep juga punya mobil listrik kompak, Avenger, yang dijual di Eropa dengan harga sekitar 35,000 euro atau sekitar 570 jutaan rupiah. Sebagai perbandingan, mobil Jeep termurah, Jeep Compass, dibanderol mulai dari $25,900 atau sekitar 400 jutaan rupiah.

Target mobil listrik seharga $25,000 ini memang masih jadi tantangan buat banyak produsen mobil. Tesla kabarnya udah batalin rencana mereka buat bikin "Model 2" yang lebih murah karena Elon Musk lagi fokus mengembangkan mobil otonom. Ford, Volkswagen, dan Kia juga udah ngumumin rencana mereka buat bikin mobil listrik yang lebih kecil dan terjangkau buat menarik pembeli yang sensitif sama harga. GM juga ngeluarin lagi Bolt EV dengan platform baru, sementara Nissan masih belum kasih bocoran soal masa depan Leaf hatchback mereka.

Di sisi lain, banyak produsen mobil yang ketar-ketir sama gempuran mobil listrik murah dari Tiongkok. Perusahaan-perusahaan kayak BYD, Li Auto, dan Nio, udah mulai ekspor mobil listrik dengan harga yang agresif ke Afrika, Amerika Selatan, dan Eropa. Pemerintahan Biden sih optimis tarif impor bisa ngehadang mereka masuk ke Amerika Serikat, tapi mungkin cuma masalah waktu sampai mereka berhasil menembus pasar Amerika.

"Saya agak khawatir karena biaya produksi mereka 20-25 persen lebih rendah dari kita," kata Filosa tentang BYD dan produsen mobil Tiongkok lainnya. "Jelas ini jadi tantangan buat kita untuk terus berinovasi."

Wah, seru ya persaingan industri mobil listrik ini, Sahabat Brainy? Kita tunggu aja gebrakan apa lagi yang bakal dikeluarkan Jeep dan produsen mobil lainnya di masa depan!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka