Askara Indrayana

Sahabat Brainy, ingatkah kamu dengan Google Glass dan Magic Leap? Dulu, kedua teknologi ini digadang-gadang akan mengubah dunia. Sayangnya, keduanya justru masuk dalam daftar teknologi gagal dekade ini.

Namun, jangan kecewa dulu! Ada kabar terbaru nih, Google dan Magic Leap memutuskan untuk bekerja sama dalam "kemitraan teknologi strategis multi-faceted". Tujuannya? "Mengembangkan masa depan ekosistem XR dengan penawaran produk yang unik dan inovatif." Wow, menarik, ya?

Sayangnya, detail kerja sama ini masih menjadi misteri. Yang jelas, Magic Leap beberapa kali menyombongkan keahlian mereka dalam optik dan manufaktur. Mereka mengklaim bisa memproduksi "lensa mata yang sangat presisi dengan hasil dan kualitas yang sangat tinggi dalam skala besar." Hmmm, "skala besar" di sini relatif, sih. Mengingat Magic Leap sendiri belum pernah menjual headset di bawah harga 2.000 dolar AS dan tidak pernah mengumumkan angka penjualannya.

Seorang perempuan sedang menggunakan headset Magic Leap 2.

Memang, sih, Magic Leap memang sudah menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk meneliti dan mematenkan teknik optik yang menarik. Meskipun Google dikabarkan telah mengurangi divisi AR / VR mereka dan kehilangan banyak pemimpinnya, mereka jelas masih tertarik dengan kacamata augmented reality. Buktinya, mereka memamerkan prototipe kacamata AR di acara Google I/O beberapa waktu lalu.

Banyak perusahaan teknologi terkemuka yang juga berlomba-lomba mengembangkan kacamata AR yang ringan. Sayangnya, mereka terkendala komponen optik yang sulit dikembangkan dan mahal untuk diproduksi. Sebut saja Apple dengan Vision Pro-nya yang berat dan mahal, atau Meta dengan mode passthrough Quest 3 atau kacamata pintar Ray-Ban Meta yang ringan tapi tidak memiliki layar sama sekali, melainkan asisten suara AI generatif. Ngomong-ngomong soal AI generatif, teknologi ini juga telah menyedot banyak perhatian dari dunia VR / AR / XR.

Mungkinkah Magic Leap memiliki teknologi atau paten yang menurut Google dapat membantu mereka memenangkan persaingan kacamata pintar ini?

Kalau iya, kita mungkin harus bersabar. Google juga pernah menandatangani perjanjian misterius dengan Samsung dan Qualcomm untuk memproduksi headset pada Februari 2023 lalu, dan sampai saat ini belum ada kejelasan lebih lanjut. Rumor yang beredar mengatakan bahwa headset kolaborasi mereka mungkin akan dirilis pada akhir tahun 2024 dan akan diumumkan bersamaan dengan handset Galaxy Z Flip dan Fold terbaru.

Wah, makin penasaran ya, Sahabat Brainy? Kita tunggu saja kabar selanjutnya!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka