Askara Indrayana

Sahabat Brainy, ingat Cruise, perusahaan mobil swakemudi itu? Mereka sempat vakum setelah salah satu mobilnya menyeret seorang pejalan kaki di San Francisco beberapa waktu lalu. Nah, sekarang Cruise kembali beroperasi!

Mobil Cruise di San Francisco

Tentu saja, mereka gak langsung tancap gas seperti dulu. Cruise memulai langkah kecil dengan menguji dua mobil swakemudi di Phoenix, Arizona. Tapi tenang, masih ada sopir pengaman di belakang kemudi kok. Selain itu, mereka juga mengoperasikan delapan mobil dengan sopir manusia di kota tersebut.

Tujuannya apa? Cruise ingin menunjukkan ke pejabat setempat bahwa mereka serius soal keselamatan dan kepercayaan publik. Maklum, insiden menyeret pejalan kaki itu bikin heboh dan memicu kritikan tajam. Regulator bahkan menuduh Cruise menutupi fakta tentang kejadian tersebut.

Dampak dari insiden itu juga gak main-main:

  • Beberapa petinggi Cruise, termasuk CEO dan pendirinya, Kyle Vogt, mengundurkan diri.
  • Sekitar 25% karyawan Cruise di-PHK.
  • Perusahaan induk Cruise, General Motors (GM), berencana memangkas anggaran untuk Cruise.

Lantas, kenapa GM gak sekalian aja menutup Cruise? Soalnya, Cruise udah menghabiskan banyak uang GM, mencapai USD 3,48 miliar di tahun 2023. Perusahaan mobil lain mungkin udah nyerah duluan kalau rugi segitu.

Tapi GM tetap kekeuh. Cruise pun bersiap untuk kembali ke jalan. Artinya, GM masih yakin dengan masa depan mobil swakemudi. Mereka siap bersaing ketat dengan Waymo, Tesla, dan perusahaan lainnya untuk menjadi yang terdepan di industri ini.

Menarik untuk kita lihat bagaimana Cruise bangkit dari keterpurukan. Akankah mereka berhasil mendapatkan kembali kepercayaan publik? Apakah teknologi swakemudi mereka benar-benar aman? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, sahabat Brainy!

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka